Senin, 05 September 2016

Beginilah Cara Bagaimana Mendeteksi Burung Sakit?

Beginilah Cara Bagaimana Mendeteksi Burung Sakit?
Burungpedia.blogspot.com || Sebagian besar penyebab kematian burung adalah malnutrisi (kurang gizi) dan stress. Pemelihara memberikan makanan banyak, kadang berlebihan, tetapi mutunya rendah dan monoton. Akibatnya, defisiensi atau kekurangan zat nutrisi.

Adapun stres dapat disebabkan oleh buruknya higeine atau kebersihan, perubahan suhu yang cepat, atau trauma fisik maupun psikis.

Uniknya, burung selalu pura-pura sehat. Dalam keadaan sakit pun burung pandai menyembunyikannya seolah-olah sehat. Ini instink agar musuh tidak berani menyerangnya. Namun, jika kita teliti, penyakit bisa diketahui dini. Berikut ciri burung sakit.

Mata : Keluar skretum atau cairan yang tidak normal atau tidak biasanya, berubah warna atau kecerahannya, mata dipejam-pejamkan, dan terjadi pembengkakan di sekitar mata. Lubang hidung (nostrils) : Keluar ingus, sesuatu yang membeku sehingga menutupi nostrils dan bersin-bersin atau membuka-buka paruhnya karena sesak nafas.

Sayap dan bulu berwarna suram dan kusut. Sayap lunglai baik sebelah atau keduanya. Perilaku menata bulu-bulu hilang atau tidak dilakukan. Nafsu makan turun atau hilang, tidak pandai mematuk makanannya dan berat badan turun.

Kesemimbangan tampak sempoyongan, tidak mampu atau sukar bertengger. Burung selalu di lantai kandang atau sangkar, enggan bertengger (inaktif). Sendi tulang bengkak dan berubah bentuk alias deformatis. Kebiasaan sehari-hari tidak suka mandi, tidak berkicau, suara kicaunnya berubah . (Don/Red) Sumber: http://mediabnr.com/

Inilah 6 Trik Cara Ampuh Untuk Mengobati Dan Merawat Burung Yang Sakit

Inilah 6 Trik Cara Ampuh Untuk Mengobati Dan Merawat Burung Yang Sakit
Burungpedia.blogspot.com || 6 Trik Cara Ampuh Untuk Mengobati Dan Merawat Burung Yang Sakit - Mencegah burung supaya tidak sakit, jauh lebih baik daripada mengobati burung yang sakit. Hobi burung yang menyenangkan kadang ketika menciptakan penghobi burung menjadi stres kalau burung kesayangannya sakit, terlebih hasilnya berujung pada kematian (mati). 

Sekian Banyak tanda & gejala burung sakit: 
1. Nafsu makan burung menurun. 
2. Burung tidak sedikit minum. 
3. Burung senantiasa ngantuk, mata burung sayu. 
4. Kotoran burung cair. 
5. Bulu burung kusam, kusut & mengembang. 
6. Sayap burung terkulai. 
7. Burung gemetar & berdiri tak seimbang. 
8. Nafas burung tak rutin, paruh tidak jarang terbuka seperti kepanasan. 
9. Gerak burung tak lincah & burung tidak sedikit diam. 
10. Bulu kepala burung jingrak. 
11. Tidak Sedikit kotoran yg menempel di bulu di sekitar kloaka burung. 

Masih banyak type penyakit yang tidak jarang menyerang burung, seperti snot, pilek, nada serak, sesak nafas, berak kapur, berak hijau, mencret, luka, infeksi luka, burung lesu, burung kurus, mengantuk, tak nafsu makan, nafsu makan menurun, lumpuh, gejala seperti sakit ayan atau tetelo serta penyakit yang lain yang di sebabkan oleh bakteri gr positip (+) & bakteri gr negatif (-).Berikut adalah 6 Trik Cara Ampuh Untuk Mengobati Dan Merawat Burung Yang Sakit


Faktor Utama TERSEBUT Merupakan : 
1. Senantiasa lihat kebersihan sangkar burung. 
Sebaiknya, kandang burung (sangkar burung) di bersihkan dengan cara teratur tiap-tiap pagi. Alas sangkar/lantai kandang yang bernoda di sikat dan di cuci bersih dengan deterjen, setelah itu di jemur 15-30 menit di bawah terik matahari. 

Keterangan :
Biar lebih baik serta aman, seluruh ornamen kandang burung/sangkar burung, di semprotkan disinfektan bersama dosis yang cocok. Disinfektan berfungsi membunuh bakteri, kuman penyakit, parasit, jamur, kutu serta virus (Virus flu burung/virus AI & yang lain) yang merugikan kesehatan burung. 

2. Jemur burung minimal 15 menit secara Teratur Tiap-tiap pagi. 
Ingin burung senantiasa sehat? Menjemur burung dengan cara teratur serta terus yaitu salah satu trick menciptakan burung supaya sehat. Burung wajib di jemur minimal 15 menit tiap-tiap pagi. Kala penjemuran burung paling baik sejak mulai jam 07.00-10.00, kehangatan pagi dan sinar UV dari penjemuran tersebut teramat menopang badan burung untuk mengekstrak Pro Vitamin D3 yang ada di tubuh burung jadi Vitamin D3. 

Keterangan : 
Sinar UV, Alpha, Gamma, Beta, Theta dan yang lain teramat di gunakan oleh tubuh burung untuk mencetak serta memproduksi hormon-hormon vital. Sample hormon vital tersebut antara lain yakni hormon pertumbuhan dan hormon reproduksi.Di Samping juga sebagai keperluan basic biologis serta kepentingan fisik, penjemuran atau menjemur burung pun berdampak besar pada psikologis burung. 

3. Memberi makanan serta nutrisi yang Serasi dan seimbang serta bermutu bagus.. 
Salah satu sumber penyakit pada seluruhnya makhluk hidup yakni makanan yang di konsumsi. Demikian serta dengan burung yang amat tergantung pada makanan yang senantiasa kita berikan. Di sini, kita benar-benar di tuntut mesti mengetahui dan paham mengenai fisiologis burung yang kita rawat serta yang kita pelihara. 

Keterangan :
Memberi makanan bersama kandungan (komposisi) komplit yang telah teruji sesuai untuk burung. di sini bukan berarti burung menyukai dan melahap habis makanan yang kita berikan. Maksudnya merupakan sesuai bersama system metabolisme burung dan kandungan (komposisi) nutrisi dari makanan tersebut mesti memenuhi seluruh keperluan burung. Senantiasa jalankan evaluasi dan pengamatan dengan cara teratur tiap-tiap habis pemberian makanan terhadap burung serta Janganlah sempat bereksperimen bersama makanan burung kalau kamu belum paham fisiologi burung. Yang Merupakan sampel, system metabolisme burung pemakan serangga amat berlainan dengan system metabolisme burung pemakan buah. 

4. Memberi suplemen vitamin dan mineral yang bermutu baik dengan cara teratur dan berkala. 
Untuk apa pemberian suplemen Vitamin, Mineral serta Asam Amino untuk burung yang kita pelihara? Apakah kandungan makanan yang kita sejauh ini kita berikan belum lumayan buat memenuhi nutrisi yang di butuhkan burung? 

Keterangan :
Pemberian suplemen Vitamin, Mineral, Asam Amino Esensial dan suplemen yang lain, wajib kita berikan ke burung, jikalau kita Tak Sanggup mencukupi kepentingan basic burung bakal buat nutrisi standarnya pas AKG (Angka Kecukupan Gizi) & RDA (Recommended Dietary Allowences) pada masing-masing burung. Memberi Vitamin, Mineral & Asam Amino yang telah di ramu serta di racik khusus buat burung. Memberikan dengan cara teratur serta terjadwal (berkala). Dosis atau takaran pemberiannya pun mesti sesuai. Senantiasa lihat tips penggunaannya. Di karenakan pemberian suplemen Vitamin, Mineral, Asam Amino Esensial dan suplemen yang lain, mesti pas dosis serta aturan yang jelas. Pemberian dengan dosis yang berlebih, bakal berdampak tidak baik bagi kesehatan burung. Suplemen (vitamin & mineral) teramat di butuhkan tubuh burung dalam periode pertumbuhan, penyembuhan sakit, periode burung mabung, bertelur, meningkatkan daya tahan tubuh di periode pancaroba Dll. 

5. HINDARI BURUNG Jadi STRES. 
Biasanya stres pada burung merupakan stres psikologis yang sanggup mengganggu seluruh system yang ada di tubuh burung. Tidak Sedikit aspek yang bakal menyebabkan burung menjadi stres, antara lain : penempatan burung yang menciptakan burung jadi merasa tak aman, ketenangan serta kenyamanan burung terganggu, situasi lingkungan burung Dll. Burung yang mengidap stres psikologis bakal sangat sulit jadi normal kembali. 

6. BERI OBAT Yang Pas Cocok PENYAKIT BURUNG. 
Bila burung telah terlanjur sakit atau terjangkit penyakit, jangan sampai gugup. Tempatkan burung yang sakit di tempat yang hangat serta hindari dari angin yang menerpa dengan secara langsung. Kenali dan diagnosa apa type penyakit burung tersebut, seperti sakit snot, pilek, nada burung serak, burung sesak nafas, berak kapur, berak hijau, mencret, luka, infeksi luka, burung lesu, burung kurus, mengantuk, burung tak nafsu makan, nafsu makan burung menurun, burung lumpuh, burung seperti sakit ayan atau sakit tetelo serta penyakit burung yang lain. Mendiagnosa gejala awal atau mengenali penyakit burung ini jadi teramat mutlak untuk memudahkan pemberian obat yang pas buat burung. 

Keterangan :
Konsultasikan penyakit burung tersebut dengan orang yang memang paham mengenai penyakit burung, biar meraih rekomendasi obat burung yang pas dan serasi buat mengobati burung sakit tersebut. 

Cepat obati burung bersama obat burung yang sesuai, unsur obat burung rata-rata berasal dari antibiotik. Pemakaian obat antibiotik mesti serasi, dosis yang benar, pemakaian antibiotik yang salah dapat berpotensi menyebabkan dampak resistan atau kebal di badan burung. jangan sempat bereksperimen dengan obat burung, jika tak paham menyangkut kandungan obat burung serta efeknya kepada burung. Demikianlah 6 Trik Cara Ampuh Untuk Mengobati Dan Merawat Burung Yang Sakit  semoga dapat membantu anda. 

Berikut Ini Empat hal penting dalam menjaga anis kembang agar tetap ngerol

Berikut Ini Empat hal penting dalam menjaga anis kembang agar tetap ngerol
Burungpedia.blogspot.com || Perawatan burung anis kembang bakalan memang tidak mudah dan harus melewati waktu lama agar ngerol secara rajin. Namun dalam berbagai kasus, sering terjadi anis kembang yang sudah rajin ngerol pun akan macet ngerol jika tidak dirawat secara semestinya. Perlu diperhatikan empat hal penting dalam menjaga anis kembang agar tetap ngerol .

Kenali empat hal penting yang bisa membuat anis kembang gacor dan tetap ngerolKenali empat hal penting yang agar anis kembang gacor dan tetap ngerol
Pada umumnya, burung anis kembang yang dirawat sejak usia trotolan lebih cepat ngeplong dan ngerol ketimbang anis kembang hasil tangkapan hutan atau muda hutan (MH). Meski demikian, jika tidak mendapat perawatan yang semestinya, maka tak peduli dari mana asalnya, anis kembang tidak akan tampil seperti biasanya dan bahkan tidak lagi mengeluarkan suara ngerolnya.

Selama ini, pakan tambahan / extra fooding (EF) yang dibutuhkan untuk membuat anis kembang agar cepat ngerol adalah kroto dan cacing tanah. Di samping itu, pemberian jangkrik dan ulat hongkong harus juga disertakan dalam perawatannya, karena kedua serangga itu bisa membantu menambah daya tahan fisik dan staminanya.

Selain masalah pakan, perawatan rutin lainnya seperti pengembunan, mandi, dan jemur juga harus tetap mendapat perhatian. Sebab hal-hal seperti itu bisa berdampak positif terhadap penampilan dan kondisi burung.

Berikut ini beberapa perawatan yang penting diperhatikan untuk menjaga agar anis kembang tetap bersuara ngerol dan makin gacor, serta bisa mencegahnya dari macet bunyi.

Jangkrik dan ulat hongkong yang sudah berganti kulit berwarna putih diberikan setiap hari dengan jumlah secukupnya, atau sesuai dengan kebiasaan burung tersebut. Untuk hasil maksimal, sebaiknya berikan kedua jenis EF tersebut pada pagi hari, antara pukul 07.00 hingga 10.00, sertya siang hingga sore hari sekitar pukul 13.00 – 16.00.
Kroto dan cacing tanah adalah kombinasi ampuh yang bisa membantu merangsang dan mempercepat burung anis kembang agar terus mengeluarkan suara ngerolnya. Berikan kedua EF ini secara rutin setiap hari dengan jumlah disesuaikan kebiasaan dengan burung tersebut. Untuk hasil maksimal, berikan pakan ini pada waktu pengembunan atau pagi-pagi hari sekali, serta pada sore harinya.
Penting untuk menjaga kebersihan bulu dan sangkarnya. Sebab hal itu memberi pengaruh terhadap rajin dan tidaknya anis kembang berbunyi.  Mandikan burung dan bersihkan sangkarnya sangkarnya setiap hari.
Kalau ada kutu, parasit, atau tungau pada bulu-bulunya, atasi dengan FreshAves. Campurkan 5 gram sebutk FreshAves ke dalam 1 liter air bersih. Produk ini juga bersifat desinfektan dan bisa disemprotkan ke seluruh bagian sangkar, yang mampu membasmi segala bentuk bakteri, jamur, parasit, serta semut.
Untuk membantu daya tahan tubuhnya, burung sebaiknya diberi multivitamin BirdVit (cukup 2-3 kali dalam seminggu), yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh burung tersebut.
Itulah empat hal penting yang bisa membuat anis kembang tetap rajin bunyi dan bersuara ngerol.

Semoga bermanfaat. Sumber: omkicau.com

Inilah Tips merawat trotolan anis kembang agar cepat ngeplong ala AKPK

Inilah Tips merawat trotolan anis kembang agar cepat ngeplong ala AKPK
Burungpedia.blogspot.com || Meski kelas anis kembang dalam berbagai lomba makin sepi peminat, bukan berarti burung yang pernah popular di akhir dekade 1990-an ini telah ditinggalkan para kicaumania. Masih banyak kok penggemar anis kembang. Bahkan tidak sedikit di antara mereka yang sukses menangkarnya.

Anis kembang trotolanPerawatan trotolan anis kembang agar cepat ngeplong.
Komunitas anis kembang atau punglor kembang pun bermunculan di mana-mana, tidak terkecuali di forum jual-beli online atau grup-grup di Facebook. Salah satunya adalah grup FB Anis Kembang – Punglor Kembang (AKPK).

Banyak AK mania yang mencari trotolan anis kembang. Selain dapat dimaster sesuai dengan keinginan pemilik atau perawatnya, perawatannya pun relatif lebih mudah.

Kendati di pasaran atau forum jual-beli online banyak ditawarkan trotolan anis kembang hasil tangkapan hutan, Om Kicau menyarankan agar membeli trotolan anis kembang hasil breeding atau penangkaran.

Selain lebih cepat dalam beradaptasi dengan lingkungan baru, mudah dijinakkan, dan lebih mudah dalam perawatan hariannya, membeli burung hasil penangkaran berarti membantu para breeder dalam mengembangkan usahanya, sekaligus menekan angka perdagangan burung-burung hasil tangkapan alam.

Agar trotolan anis kembang cepat ngeplong, maka perawatan hariannya harus dilakukan secara tepat. Para senior di grup FB AKPK pun berbagi tips merawat trotolan anis kembang agar cepat ngeplong.

Dalam tulisan di forum tersebut, Om Fendy Krisdiyono mengatakan, komposisi pakan yang tepat untuk trotolan AK bisa membuat burung cepat mengeluarkan suara ngeplongnya. Dengan mengamati kebiasaan makannya selama di alam liar, kicaumania bisa mengkombinasikannya dalam perawatan harian.

Seperti diketahui, anis kembang di alam liar sering mencari pakan berupa cacing tanah. Adapun anis kembang yang dipelihara dalam sangkar umumnya diberi extra fooding (EF) berupa jangkrik dan kroto.

Untuk hasil yang lebih maksimal, perawatan ini harus memperhatikan pola perawatan lain seperti mandi, jemur dan pemasteran. Gabungan dari perawatan ini dapat menghasilkan anis kembang yang benar-benar lincah, cerdas, dan rajin berbunyi.

Komposisi pakan untuk trotolan anis kembangKomposisi pakan untuk trotolan anis kembang
Berikut ini cara pemberian pakan untuk trotolan anis kembang seperti yang dilakukan Om Fendy:

Sejumput kroto bersih yang masih segar diberikan setiap pagi dan sore hari.
Porsi kangkrik 2-3 ekor, diberikan setelah burung dimandikan.
Sebelum dijemur, burung diberikan cacing tanah yang sudah dipotong kecil-kecil. Jenis cacing yang digunakan sebaiknya seperti yang banyak dijual di toko pakan burung. Para kicaumania menyebutnya cacing plungker.
Buah-buahan hanya diberikan sebagai pakan tambahan untuk melengkapi nutrisinya.
Selain itu, bentuk perawatan lain yang juga harus mendapatkan perhatian adalah sebagai berikut:

Pengembunan dilakukan sejak pagi-pagi sekali, terutama waktu subuh.
Rajin memandikan burung, meski hanya berupa penyemprotan sekilas, dengan mempertimbangkan faktor suhu dan cuaca.
Penjemuran jangan terlalu berlebihan, dengan durasi kurang dari 1 jam.
Pemasteran dilakukan pagi hari setelah penjemuran, dan siang hari saat burung sedang beristirahat.
Pemberian multivitamin seperti BirdVit diperlukan untuk menjaga kondisi trotolan anis kembang agar tetap sehat dan aktif.
Hasil komposisi pakan untuk trotolan anis kembang tersebut sudah dirasakan Om Fendy melalui anis kembang SM Jr miliknya yang baru berumur 3,5 bulan, tapi sudah mampu bersuara roll tembakan cucak jenggot seperti dalam video berikut ini:


Tips perawatan trotolan AK versi Om Caturhuda

Om Caturhuda, senior lainnya di AKPK, juga punya tips perawatan trotolan AK agar cepat ngeplong. Menurut dia, kebutuhan gizi harus diperhatikan. Pemberian EF yang terdiri atas jangkrik, kroto, dan cacing harus dibiasakan dan diberikan sejak dini. Selain itu, perlu juga mengenalkan beberapa jenis buah-buahan kepada trotolan AK.

Pemberian pakan-pakan tersebut memiliki banyak manfaat, terutama untuk membantu pertumbuhannya dan agar trotolan anis kembang lebih cerdas serta mampu menguasai suara-suara masterannya secara cepat.

AK trotolan mandi karamba | Foto milik om Caturhuda (AKPK)Mandi karamba | Foto: Om Caturhuda
Mandi bagi burung jenis punglor wajib dilakukan, termasuk pada burung yang masih trotolan. Kita bisa melatihnya mandi setelah burung berumur lebih dari 3 minggu, atau setelah tumbuh ekor.

Cara memandikannya bisa dengan cara disemprot halus menggunakan hand sprayer. Tapi perlu diperhatikan juga kondisi suhu dan cuaca saat itu. Jangan sampai setelah dimandikan kondis burung malah ngedrop.

Setelah trotolan AK mulai agresif dan bisa terbang ke sana-ke mari, kita bisa memandikannya dalam karamba. Jika kesulitan memancing burung masuk ke karamba mandinya, kita bisa memegangnya, lantas memasukkan burung ke karamba tersebut.

Hal penting lainnya dalam perawatan trotolan anis kembang adalah memberikan waktu istirahat yang cukup. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan full kerodong pada waktu malam hari. Pengkerodongan dapat membuat burung lebih terjaga staminanya, serta menghindari dari gangguan serangga dan gigitan nyamuk.

Dengan melakukan perawatan rutin tersebut, maka trotolan anis kembang akan menjadi lebih lincah, aktif, dan lebih rajin berbunyi dengan suara ngeplong. Kalau sudah begitu, tahapan ngerol pun sudah tinggal selangkah lagi.